Prasasti Poh dan Prasasti Mantyasih sedikit banyak telah menceritakan kondisi alam daerah Magelang kuno. Ada beberapa bagian yang diterjemahkan dalam disertasi Timbul Haryono dan Riboet Dharmosoetopo yang menceritakan nama-nama wanua (desa) pada jaman itu. Walaupun ada beberapa juga yang sebenarnya diceritakan dalam prasasti namun wilayahnya sampai sekarang belum bisa diketemukan lokasinya.
Beberapa wilayah yang bisa ditelusuri dari kedua prasasti di Magelang yaitu:
- Mantyasih ………………………… Meteseh
- Poh ……………………………….. Dumpoh
- Galang/Glam ……………………… Magelang
- Glanggang ………………………… Gelangan
- Kerajaan ………………………….. Meteseh Krajan
- Kejayaan (kemenangan)………….. Meteseh Jayengan
- Wuatan …………………………… Botton
Sementara yang diceritakan dalam prasasti yang belum diterjemahkan lebih lanjut antara lain watak luwakan, watak kiniwang (yang terdiri dari dusun rumasan dan dusun nyu), watak knep dan anak wanua hinawnang.
Bu Tami, ternyata menarik sekali ya tentang Magelang. Kompas hari ini memuat Pak Ribut Darusutopo, mungkin bagus dikoleksi dalam blog ini…
Salam,
Djarot Purbadi
Bu Tami, ternyata menarik sekali ya tentang Magelang. Kompas hari ini memuat Pak Ribut Darmosutopo, mungkin bagus dikoleksi dalam blog ini…
Salam,
Djarot Purbadi
pak djarot, makasih udah nengok di blog saya, wlp saya nggak bisa terlalu aktif. soale kadang bingung mau nulis apa…hehehhe….
O ya pak Riboet Darmosoetopo emang salah satu referensi saya itu…disertasinya sudah saya baca waktu diperpus. makasih pak
mungkin bisa ditambahin foto2 di kelurahan magelang spt kp botton,dukuh/tulung jaman dahulu,bu tami
i am like magelang
me too