<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Magelang Kota Tua</title>
	<atom:link href="http://magelangkotatua.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://magelangkotatua.wordpress.com</link>
	<description>Rekaman Magelang Masa Lalu dan Saat Ini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Mar 2012 01:05:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='magelangkotatua.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Magelang Kota Tua</title>
		<link>http://magelangkotatua.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://magelangkotatua.wordpress.com/osd.xml" title="Magelang Kota Tua" />
	<atom:link rel='hub' href='http://magelangkotatua.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tulisan ulang Majalah &#8220;Magelang Vooruit&#8221;, November 1935 yang berjudul &#8220;Pendirian Negeri Magelang&#8230;&#8221;</title>
		<link>http://magelangkotatua.wordpress.com/2011/08/04/tulisan-ulang-majalah-magelang-vooruit-november-1935-yang-berjudul-pendirian-negeri-magelang/</link>
		<comments>http://magelangkotatua.wordpress.com/2011/08/04/tulisan-ulang-majalah-magelang-vooruit-november-1935-yang-berjudul-pendirian-negeri-magelang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Aug 2011 01:21:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>magelangkotatua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://magelangkotatua.wordpress.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[“Pendirian Negeri Magelang. Oleh mojang ketoeroenan Regen jang masjhoer namanja. Kota Pegoenoengan jang bagoes, sehat dan ma’moer” Pada permoelaan tahoen 1810 oleh orang Inggris jang waktoe itoe memegang pemerintahan disini, Magelang dipilih djadi iboe negeri kaboepaten jang senama, sedang jang diangkat djadi regen ialah Mas Angabei Danoekromo. Sesoedah beberapa kedjadian jang dioeraikan dengan landjoet dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=magelangkotatua.wordpress.com&amp;blog=11871704&amp;post=86&amp;subd=magelangkotatua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><strong>“Pendirian Negeri Magelang. Oleh mojang ketoeroenan Regen jang masjhoer namanja. Kota Pegoenoengan jang bagoes, sehat dan ma’moer”</strong></p>
<p style="text-align:left;">Pada permoelaan tahoen 1810 oleh orang Inggris jang waktoe itoe memegang pemerintahan disini, Magelang dipilih djadi iboe negeri kaboepaten jang senama, sedang jang diangkat djadi regen ialah Mas Angabei Danoekromo. Sesoedah beberapa kedjadian jang dioeraikan dengan landjoet dalam berbagai-bagai boekoe, maka menoeroet beslit Goebernemen pada 30 Nopember 1813 Mas Angabei Danoekromo ditetapkan dalam djabatannja oleh Pemerintah Belanda bergelar Raden Toemenggoeng Danoeningrat.</p>
<p><strong>Regen Magelang jang pertama</strong><br />
Dalam tahoen 1825 pada masa perang Diponegoro jang sebagian besar berlakoe di Kedoe, maka Regen Magelang jang pertama tewas di medan perang. Riwayat masa jang mengandoeng serba kepahitan mentjeritakan betapa pendoedoek seloeroeh afdeling Probolinggo dan afdeling Magelang di sebelah selatan memihak Pangeran Diponegoro ketika berontak melawan pemerintah Belanda. <span id="more-86"></span>Dengan segera kaoem pemberontak menjerang iboe negeri, tetapi selaloe dapat ditolak.<br />
Akan tetapi pada 28 hari boelan September 1825 pendjagaan di sebelah selatan Kedoe ialah Kalidjingking diserang oleh kaoem pemberontak jang terlebih banjak; maka sesoedah pertempoeran hebat mariam jang ditempatkan disana djatoeh ditangan moesoeh. Opsir jang mengepalai, Hilmer namanya, berloeka kena peloeroe, 9 orang serdadoe mati, sedang Regen Magelang Raden Toemenggoeng Danoeningrat tewas djoega sebagai korban.<br />
Pada hari jang laloe Kalidjingking soedan diserang, tetapi oentoenglah Hilmer dengan serdadoenja dibantoe oleh regen Magelang dapat menghalau moesoeh. Tetapi pada 28 September 1825 terpaksalah Hilmer mengoendoerkan diri karena lawan jang lebih banjak; majat Regen Magelang dan 9 orang serdadoe ditinggalkan moesoeh, sedang ia sendiri berloeka parah. Ditjeritakan bahwa kepala Regen oleh moesoeh ditjeraikan oleh toeboehnja, dibawa orang kehadapan Diponegoro, kemoedian ditanamkan di Selarong, sedang toeboehnya jang ditinggalkan di medan perang kemoedian dikoeboer di desa Kaoeman Koeboer dekat Magelang. Menoeroet beslit Goebernemen pada 15 Djanoeari 1831 No 14, maka desa itoe didjadikan PERDIKAN sebagai anoegerah atas djasa almarhoem Raden Toemenggoeng Danoeningrat, sedang Regen sendiri sepeninggal beliau dianoegerahi gelaran Raden Adipati Danoeningrat I.</p>
<p><strong>Jang mendirikan negeri Magelang</strong><br />
Alhamorhoem R.A. Danoeningrat I, jang mendirikan roemah kaboepaten dan seboeah Mesdjid, boleh dipandang sebagai jang mendirikan negeri Magelang. Doeloe roemah kaboepaten jang didirikan itoe ditempat Geredja Protestan sekarang ini letaknja, dalam daerah desa Magelang. Asal moelanya tempat itoe bernama “Kebondalem”, diperintah oleh seorang “Demang” hamba Seri Soesoehoenan.<br />
Kebondalem artinja “Keboen radja”. Menoeroet tjerita dahoeloe kala Seri Soesoehoenan di Solo berkeboen jang loeas ditanami kopi, sajoer majoer dan boeah-boeahan. Sebagai oepeti maka Demang Kebondalem tiap-tiap boelan haroes mempersembahkan sebagain hasil keboen itoe kehadapan radja. Sebagaimana tiap-tiap pendoedoek Magelang tahoe, maka kampoeng Kebondalem itoe hingga sekarang masih tetap adanja.</p>
<p><strong>Ketoeroenan Danoeningrat</strong><br />
Tentang ketoeroenan Regen Danoeningrat diberitakan poela, bahwa sedjak pendirian negeri Magelang dalam tahoen 1810 Kaboepaten Magelang bertoeroet-toeroet diperintahkan oleh RA Danoeningrat I; RAA Danoeningrat II; RT Danoeningrat III; RA Danoekoesoemo, masing-masing : mojang, nenek, ajah dan kakak Regen Magelang jang ke V ialah RAA Danoesoegondo, jang sedjak tahun 1908 mengepalai Kaboepaten.<br />
Ketoeroenan regen yang termasjhoer namanja itoe banjak sekali bekerdja akan mendjadikan negeri Magelang seperti sekarang ini keadaanya; seboeah negeri pegoenoengan jang bagoes, sehat dan ma’moer.<br />
Regen kita jang sekarang, anggota Dewan Ra’jat, jang selaloe mengandjoerkan dan memperhatikan kepentingan negeri Magelang soenggoeh-soenggoeh, sekarang ini djoega menjatakan kegiatannya pada pendirian perkoempoelan “Magelang Vooruit” dengan djalan doedoek di medja pengoeroes. Demikianlah adanja.</p>
<p><em>(ditulis ulang oleh Wahyu Utami, Juni 2011)</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/magelangkotatua.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/magelangkotatua.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/magelangkotatua.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/magelangkotatua.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/magelangkotatua.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/magelangkotatua.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/magelangkotatua.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/magelangkotatua.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/magelangkotatua.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/magelangkotatua.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/magelangkotatua.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/magelangkotatua.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/magelangkotatua.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/magelangkotatua.wordpress.com/86/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=magelangkotatua.wordpress.com&amp;blog=11871704&amp;post=86&amp;subd=magelangkotatua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://magelangkotatua.wordpress.com/2011/08/04/tulisan-ulang-majalah-magelang-vooruit-november-1935-yang-berjudul-pendirian-negeri-magelang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/12cdd70b2f94114a98e09e13cb8d02db?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">magelangkotatua</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dua Sungai dan Tujuh Gunung</title>
		<link>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/07/dua-sungai-dan-tujuh-gunung/</link>
		<comments>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/07/dua-sungai-dan-tujuh-gunung/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 21:01:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>magelangkotatua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://magelangkotatua.wordpress.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Magelang dibatasi dua sungai besar dan dikelilingi tujuh gunung<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=magelangkotatua.wordpress.com&amp;blog=11871704&amp;post=64&amp;subd=magelangkotatua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Dua Sungai</strong></p>
<p>Kota Magelang secara administrasi dibatasi oleh dua sungai besar, yaitu sungai Progo di sebelah Barat dan Sungai Elo di sebelah Timur.  Pembatasan administrasi terjadi pada tahun 1906, pada saat wilayah apitan aliran dua sungai (Progo dan Elo)  dijadikan  wilayah kota Magelang.</p>
<p><a href="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/jembatan-sungai-progo-ngembik-kulon-progo1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-65" title="jembatan sungai Progo Ngembik  - Kulon Progo" src="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/jembatan-sungai-progo-ngembik-kulon-progo1.jpg?w=137&#038;h=105" alt="" width="137" height="105" /></a><a href="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/jembatan-sungai-progo-cacaban-bandungan.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-66" title="jembatan sungai progo Cacaban - Bandungan" src="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/jembatan-sungai-progo-cacaban-bandungan.jpg?w=140&#038;h=105" alt="" width="140" height="105" /></a><a href="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/jembatan-sungai-elo-canguk-tegalrejo.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-67" title="jembatan sungai elo Canguk-Tegalrejo" src="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/jembatan-sungai-elo-canguk-tegalrejo.jpg?w=119&#038;h=104" alt="" width="119" height="104" /></a></p>
<p>Jembatan Ngembik &#8211; KulonProgo,  Cacaban &#8211; Bandungan, Canguk &#8211; Tegalrejo</p>
<p>Kedua sungai ini sudah diceritakan pada Prasasti <span id="more-64"></span>Tuk Mas (Dak Awu, Grabag, Kabupaten Magelang).  Dalam  prasasti Tuk Mas (500 M) diceritakan tentang sungai suci yang disamakan dengan Sungai Gangga.</p>
<p>Pada masa kerajaan Mataram Kuno, sungai juga dianggap suci.  Magelang (pada saat itu belum merupakan kota, masih berupa watak/wilayah dan wanua/desa) dipilih sebagai permukiman mungkin disebabkan karena posisinya diapit dua sungai yang dianggap suci yaitu Sungai Progo (<em>Prayaga</em>, Islamabad) dan Sungai Elo (<em>Erawati, Elwat, Elwa, Elo</em>, Birma).  Dua prasasti yang ada di Magelang, Prasasti Poh, 905 M dan Prasasti Mantyasih, 907 M, terletak di pinggir Timur Sungai Progo.</p>
<p><strong>Tujuh Gunung</strong></p>
<p>Magelang dikelilingi oleh tujuh gunung, yaitu  Sumbing, Merapi, Sindoro, Prahu, Ungaran, Telomoyo dan Merbabu serta dapat melihat deretan Pegunungan Menoreh.   Tujuh gunung ini membuat di setiap tempat masyarakat Magelang selalu melihat adanya gunung.</p>
<p><a href="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/gunung-di-sebelah-barat.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-68" title="gunung di sebelah barat" src="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/gunung-di-sebelah-barat.jpg?w=217&#038;h=162" alt="" width="217" height="162" /></a><a href="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/gunung-di-sebelah-timur.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-69" title="gunung di sebelah timur" src="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/gunung-di-sebelah-timur.jpg?w=207&#038;h=163" alt="" width="207" height="163" /></a></p>
<p>Gunung yang dilihat dari barat dan timur kota</p>
<p>Pada saat Mataram Hindhu, Prasasti Mantyasih menceritakan tempat suci yaitu  sumwing dan susundara.  Saat Mataram baru, posisi wilayah yang dikelilingi gunung membuatnya dipilih sebagai hunian dan tempat peristirahatan sementara  lereng gunung sebagai daerah perkebunan.</p>
<p>Pemerintah kolonial Belanda menjadikan view sebagai pertimbangan dalam membentuk kota Magelang.  Orientasi khususnya ke sebelah barat menjadi pertimbangan apalagi didukung adanya pegunungan Menoreh yang bisa dilihat di sebelah barat kota Magelang.  Pada saat terjadi perlawanan  local (perang Diponegoro), lembah Magelang dijadikan tempat mengintai pergerakan Pangeran Diponegoro dan kaumnya.  Salah satu bangunan yang berorientasi ke barat adalah Kompleks Karesidenan Kedu yang berada di sebelah barat kota dan pendoponya menghadap ke arah pegunungan dan gunung.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/magelangkotatua.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/magelangkotatua.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/magelangkotatua.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/magelangkotatua.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/magelangkotatua.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/magelangkotatua.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/magelangkotatua.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/magelangkotatua.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/magelangkotatua.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/magelangkotatua.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/magelangkotatua.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/magelangkotatua.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/magelangkotatua.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/magelangkotatua.wordpress.com/64/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=magelangkotatua.wordpress.com&amp;blog=11871704&amp;post=64&amp;subd=magelangkotatua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/07/dua-sungai-dan-tujuh-gunung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/12cdd70b2f94114a98e09e13cb8d02db?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">magelangkotatua</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/jembatan-sungai-progo-ngembik-kulon-progo1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">jembatan sungai Progo Ngembik  - Kulon Progo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/jembatan-sungai-progo-cacaban-bandungan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">jembatan sungai progo Cacaban - Bandungan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/jembatan-sungai-elo-canguk-tegalrejo.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">jembatan sungai elo Canguk-Tegalrejo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/gunung-di-sebelah-barat.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">gunung di sebelah barat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/gunung-di-sebelah-timur.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">gunung di sebelah timur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenal nama desa dan kampung pada periode Mataram Kuno</title>
		<link>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/07/mengenal-nama-desa-dan-kampung-pada-periode-mataram-kuno/</link>
		<comments>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/07/mengenal-nama-desa-dan-kampung-pada-periode-mataram-kuno/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 01:30:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>magelangkotatua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://magelangkotatua.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Nama-nama desa atau kampung di tanah Magelang pada masa Masa Kerajaaan Mataram Kuno<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=magelangkotatua.wordpress.com&amp;blog=11871704&amp;post=48&amp;subd=magelangkotatua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Prasasti Poh dan Prasasti Mantyasih sedikit banyak telah menceritakan kondisi alam daerah Magelang kuno.  Ada beberapa bagian yang diterjemahkan dalam disertasi Timbul Haryono dan Riboet Dharmosoetopo yang menceritakan nama-nama wanua (desa) pada jaman itu.  Walaupun ada beberapa juga yang sebenarnya diceritakan dalam prasasti namun wilayahnya sampai sekarang belum bisa diketemukan lokasinya.</p>
<p>Beberapa wilayah yang bisa ditelusuri <span id="more-48"></span>dari kedua prasasti di Magelang yaitu:</p>
<ul>
<li><em>Mantyasih</em> …………………………   Meteseh</li>
<li><em>Poh</em> ………………………………..  Dumpoh</li>
<li><em>Galang/Glam</em> ……………………&#8230;  Magelang</li>
<li><em>Glanggang</em> ………………………&#8230;  Gelangan</li>
<li><em>Kerajaan</em> …………………………..   Meteseh Krajan</li>
<li><em>Kejayaan (kemenangan</em>)…………..   Meteseh Jayengan</li>
<li><em>Wuatan</em> …………………………&#8230;   Botton</li>
</ul>
<p>Sementara yang diceritakan dalam prasasti yang belum diterjemahkan lebih lanjut antara lain watak luwakan, watak kiniwang (yang terdiri dari dusun rumasan dan dusun nyu), watak knep dan anak wanua hinawnang.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/magelangkotatua.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/magelangkotatua.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/magelangkotatua.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/magelangkotatua.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/magelangkotatua.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/magelangkotatua.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/magelangkotatua.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/magelangkotatua.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/magelangkotatua.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/magelangkotatua.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/magelangkotatua.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/magelangkotatua.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/magelangkotatua.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/magelangkotatua.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=magelangkotatua.wordpress.com&amp;blog=11871704&amp;post=48&amp;subd=magelangkotatua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/07/mengenal-nama-desa-dan-kampung-pada-periode-mataram-kuno/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/12cdd70b2f94114a98e09e13cb8d02db?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">magelangkotatua</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Desa dan Kampung Pada Periode Mataram Baru</title>
		<link>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/07/mengenal-desa-dan-kampung-pada-periode-mataram-baru/</link>
		<comments>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/07/mengenal-desa-dan-kampung-pada-periode-mataram-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 01:19:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>magelangkotatua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://magelangkotatua.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Babad alas Kedu menjadi tonggak awal kembalinya tanah Magelang.  Terjadi pertempuran atas perebutan daerah kekuasaan  Raja Jin Sepanjang yang meliputi tanah Magelang dan Kedu dengan prajurit dari Mataram sekitar 1575.  Dari pertempuran ini terbunuh Kyai Kramat dan Nyai Bogem.  Lokasi terbunuhnya dua prajurit ini dinamai (DESA) KRAMAT dan (KAMPUNG) BOGEMAN. Desa Kramat merupakan desa paling [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=magelangkotatua.wordpress.com&amp;blog=11871704&amp;post=46&amp;subd=magelangkotatua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Babad alas Kedu menjadi tonggak awal kembalinya tanah Magelang.  Terjadi pertempuran atas perebutan daerah kekuasaan  Raja Jin Sepanjang yang meliputi tanah Magelang dan Kedu dengan prajurit dari Mataram sekitar 1575.  Dari pertempuran ini terbunuh Kyai Kramat dan Nyai Bogem.  Lokasi terbunuhnya dua prajurit ini dinamai<span id="more-46"></span> (DESA) KRAMAT dan (KAMPUNG) BOGEMAN.</p>
<p>Desa Kramat merupakan desa paling Utara kota Magelang sementara kampung Bogeman berada di Desa Panjang di sebelah Timur kota.</p>
<p>Di Desa Kramat ada nama  kampung yaitu Kampung Ringinanon yang  ada Makam Kyai Ponggol yang merupakan leluhur orang Kramat.  Apakah Kyai Kramat ada hubungannya dengan Kyai Ponggol ??? Makam Kyai Ponggol pada jaman dulu masih suka didatangi orang-orang yang berziarah.</p>
<p>Magelang pada waktu itu merupakan daerah sebagai kebun milik raja atau <em>kebon dalem</em>, yaitu kebun milik Sri Sunan Pakubuwono.  Nama-nama daerah perkebunan ini sampai saat ini masih digunakan sebagai nama desa atau kampung, yaitu :</p>
<ul>
<li>kebun kopi (Botton Koppen)</li>
<li>kebun pala (Kebonpolo)</li>
<li>kebun kemiri (Kemirikerep)</li>
<li>kebun jambu (Jambon)</li>
<li>kebun bayem (Bayeman)</li>
<li>kebun karet (Karet)</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/magelangkotatua.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/magelangkotatua.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/magelangkotatua.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/magelangkotatua.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/magelangkotatua.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/magelangkotatua.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/magelangkotatua.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/magelangkotatua.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/magelangkotatua.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/magelangkotatua.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/magelangkotatua.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/magelangkotatua.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/magelangkotatua.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/magelangkotatua.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=magelangkotatua.wordpress.com&amp;blog=11871704&amp;post=46&amp;subd=magelangkotatua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/07/mengenal-desa-dan-kampung-pada-periode-mataram-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/12cdd70b2f94114a98e09e13cb8d02db?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">magelangkotatua</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Nama Kawasan Pada Masa Kolonial Inggris, Belanda dan Jepang</title>
		<link>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/07/mengenal-nama-kawasan-pada-masa-kolonial-inggris-belanda-dan-jepang/</link>
		<comments>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/07/mengenal-nama-kawasan-pada-masa-kolonial-inggris-belanda-dan-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 00:15:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>magelangkotatua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://magelangkotatua.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Magelang pernah dikuasai Inggris walaupun hanya beberapa tahun saja, kemudian dikuasai Belanda sekitar 135 tahun dan dikuasai Jepang kurang lebih 3 tahun.  Walaupun setelah tahun 1945 masih ada penguasaan dari Jepang/Belanda sampai tahun 1950.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=magelangkotatua.wordpress.com&amp;blog=11871704&amp;post=41&amp;subd=magelangkotatua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada tahun 1810 Inggris menguasai  Magelang dan melanjutkan pemerintahan menggantikan pemerintah lokal (sebelumnya Magelang masuk Mataram baru).  Inggris menggunakan salah satu lokasi Kebondalem sebagai awal  kota dengan membangun Masjid dan Kadipaten di sekitar alun-alun.  Masjid di sebelah Barat alun-alun dan pada waktu-waktu berikutnya di sebelah Barat masjid, terdapat <span id="more-41"></span>KAMPUNG KAUMAN.  Ketiganya dibangun pada tahun 1810.</p>
<p>Seiring dengan datangnya orang Belanda (tahun 1813 Belanda menguasai Magelang).  apalagi didukung Magelang dipilih sebagai ibu Kota Karesidenan Kedu tahun 1817, dibutuhkan pemakaman untu orang-orang Belanda khususnya.  Pemakaman Belanda yang mungkin sudah ada sejak tahun 1818 berada di dekat lembah Tidar dinamakan KAMPUNG KERKOPAN.</p>
<p>Pesatnya Magelang, membuat Magelang banyak didatangi baik orang-orang Belanda, Cina maupun orang-orang Arab.  Selain kantor-kantor pemerintahan juga dibangun fasilitas kota di Magelang.  Ada kamar bola, Kantor Club, Gudang Candu dan sebagainya.  Di sebelah Timur alun-alun  terdapat kawasan tempat penginapan (losmen) yang kemudian dikenal dengan nama KAMPUNG LOSMENAN, yang sekarang menjadi deretan gedung bioskop dan pusat berbelanjaan Matarahari.</p>
<p>Datangnya orang-orang Cina seperti dikota-kota lain juga telah membentuk kawasan yang dikenal dengan PECINAN (yang berada di sebelah Selatan Alun-Alun).</p>
<p>Pada tahun 1937, Thomas Karsten yang sempat singgah di Magelang merencanakan perkampungan sehat untuk orang-orang Belanda yang dikenal dengan KWARASAN, yang berada di Desa Bayeman dan di sebelah Selatan Kantor Karesidenan Kedu.</p>
<p>Sementara nama-nama lain yang mungkin terkait pada periode  pemerintahan Belanda, antara lain Tukangan, Keplekan, Pajeksan.</p>
<p>Ada cerita rakyat yang diceritakan turun temurun tentang terjadinya beberapa kampung di Magelang (kota dan kabupaten) yaitu pada saat terjadi pertempuran orang pribumi  dengan Belanda.  Pada saat itu ada orang yang tewas dan bagian tubuhnya diletakkan di beberapa tempat.  Bagian tubuhnya antara lain pusar (menjadi KAMPUNG BODONGAN di Desa Kramat) dan punggung (menjadi KAMPUNG GEGER, kabupaten Magelang).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/magelangkotatua.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/magelangkotatua.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/magelangkotatua.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/magelangkotatua.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/magelangkotatua.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/magelangkotatua.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/magelangkotatua.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/magelangkotatua.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/magelangkotatua.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/magelangkotatua.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/magelangkotatua.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/magelangkotatua.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/magelangkotatua.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/magelangkotatua.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=magelangkotatua.wordpress.com&amp;blog=11871704&amp;post=41&amp;subd=magelangkotatua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/07/mengenal-nama-kawasan-pada-masa-kolonial-inggris-belanda-dan-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/12cdd70b2f94114a98e09e13cb8d02db?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">magelangkotatua</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bukit Tidar</title>
		<link>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/06/bukit-tidar/</link>
		<comments>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/06/bukit-tidar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 21:28:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>magelangkotatua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://magelangkotatua.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Bukit Tidar dari waktu ke waktu mempunyai cerita yang sangat menarik, khususnya karena Bukit Tidar berada di tengah cekungan yang dibentuk oleh gunung-gunung yang mengelilingi Magelang.  <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=magelangkotatua.wordpress.com&amp;blog=11871704&amp;post=29&amp;subd=magelangkotatua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut cerita yang ada bukit Tidar pada abad pertama di jaga oleh semar tanpa adanya manusia lainnya. Saat itu Jawa masih belum berpenghuni kecuali mahluk halus.   Baru pada tahun 88 M, rombongan orang Keling menghuni bukit Tidar dan sekitarnya  setelah pemasangan tumbal di lima lokasi di Jawa salah satunya di bukit Tidar.</p>
<p>Seiring dengan dengan waktu bukit tidar mulai dihuni manusia walaupun sampai saat ini masih sangat sulit diketemukan data-data tentang bukit Tidar pada jaman pra kerajaan Mataram.</p>
<p>Baru pada babad alas Kedu Mataram Baru<span id="more-29"></span>, bukit Tidar kembali menorehkan cerita.  diceritakan sejak Gunung Merapi meletus tahun 1006, tanah Magelang banyak tertimbun tumpahan lahar yang mengakibatkan banyaknya manusia yang mati dan menjadikan tanah Magelang ditinggalkan banyak penghuninya yang selamat dalam bencana gunung meletus.  Kawasan alas Kedu sudah banyak dihuni manusia namun sering menderita sakit karena diganggu oleh penunggunya yaitu Raja Jin bernama Sepanjang.</p>
<p>Pada saat babad alas terjadi pertempuran antara prajurit Mataram dengan para jin anak buah Jin Sepanjang.  Dari pertempuran itu banyak prajurit Mataram yang tewas.  Kyai Kramat, Nyai Bogem, Patih Mertoyudo dan  Raden Krincing kalah dan terbunuh.  Nama-nama itu kemudian dijadikan nama desa dan kampung yang masih ada sampai saat ini, yaitu Desa Kramat di ujung Utara kota, kampung Bogeman, Mertoyudan di sebelah selatan kota Magelang dan Krincing berada di Timur desa Kramat.</p>
<p>Panembahan Senopati yang melihat banyaknya prajurit yang terbunuh kemudian memerintahkan supaya Sepanjang dikepung, tidak dilawan satu-satu.  Pengepungan dilakukan dengan rapat sehingga tidak bisa lolos.  Dalam bahasa Jawa pengepungan melingkar seperti gelang (pengepungan di bukit Tidar ???) disebut Atengpung Temu gelang (berubah jadi Magelang???).  Dalam pengepungan itu Sepanjang berubah menjadi tombak.</p>
<p>Pada jaman kolonial Belanda, Bukit Tidar tenggelam dari cerita.  Belum ditemukan cerita yang mengisahkan tentang bukit Tidar.  Baru pada jaman Periode Perjuangan Fisik (1945-1950) , Bukit Tidar dijadikan tonggak keberhasilan pemuda setempat untuk mengukir kemenangan atas pen&#8221;duduk&#8221;an wilayah Magelang pada 25 September 1945.  Berawal dari satu hari sebelumnya terjadi peristiwa penyobekan plakat Merah Putih di Hotel Nitaka dan gagalnya kesepakatan, kemudian berlanjut pada pagi harinya pelajar bersama-sama rakyat berduyun-duyun naik ke bukit Tidar dan dilakukan upacara disertai pengibaran bendera Merah Putih di puncak Bukit Tidar.</p>
<p>Saat ini di bukit Tidar ada tiga makam yang dianggap sebagai tokoh awal Magelang.  Jika kita naik bukit Tidar melewati jalan bebatuan yang saat ini sudah tersedia dengan rapi, pertama kali kita akan menjumpai makam She Bakir yang menurut juru kunci merupakan tokoh yang menyebarkan Islam di tanah Magelang.  Pada singgahan kedua ada makam  Sepanjang.  Di dekat puncak bukit Tidar bisa kita temukan makam Eyang Samsu (yang menurut juru kunci Eyang Samsu adalah orang pertama yang menyebarkan agama Hindhu).  Apakah yang dimaksud eyang Samsu ini adalah Patih Amirul Samsu seperti yang diceritakan sebagai patih dari Rum).  Ada juga penyebutan nama She Ali Samsu Zein atau Maulana Ali Samsu Zein.</p>
<p>Jarak waktu yang bisa ditempuh dari bawah ke puncak bukit Tidar kurang lebih hanya 30 menit saja dengan kondisi berjalan santai.  Jika kita lewat jalan sebelah Timur lembah Tidar, kita bisa menjumpai dahulu juru kunci Bukit Tidar dan kalau membawa motor/mobil bisa parkir di tempat parkir yang telah disediakan.  Sejak dahulu  bukit tidar dijadikan petilasan dan banyak didatangi masyarakat lokal dan dari luar Magelang baik untuk sekedar jalan-jalan/wisata maupun wisata ziarah.</p>
<p>(tulisan ini dibuat berdasarkan pengamatan pribadi, dengan dilatarbelakangi oleh tulisan Soekimin, 1988 dalam &#8220;<em>Makalah Penelusuran Nama dan Hari Lahir Kota Magelang</em>&#8221; dan Soekimin, 1984 dalam bukunya yang berjudul &#8220;<em>Perjuangan Magelang dengan Putra-Putranya</em>&#8221; dan beberapa buku sejarah serta cerita turun-temurun)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/magelangkotatua.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/magelangkotatua.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/magelangkotatua.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/magelangkotatua.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/magelangkotatua.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/magelangkotatua.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/magelangkotatua.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/magelangkotatua.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/magelangkotatua.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/magelangkotatua.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/magelangkotatua.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/magelangkotatua.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/magelangkotatua.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/magelangkotatua.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=magelangkotatua.wordpress.com&amp;blog=11871704&amp;post=29&amp;subd=magelangkotatua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/06/bukit-tidar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/12cdd70b2f94114a98e09e13cb8d02db?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">magelangkotatua</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Prasasti Poh dan Mantyasih</title>
		<link>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/06/prasasti-poh-dan-mantyasih/</link>
		<comments>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/06/prasasti-poh-dan-mantyasih/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 07:15:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>magelangkotatua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://magelangkotatua.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Prasasti Poh dan Prasasti Mantyasih merupakan prasasti yang diketemukan di pinggir sungai Progo, kota Magelang<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=magelangkotatua.wordpress.com&amp;blog=11871704&amp;post=21&amp;subd=magelangkotatua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-medium wp-image-22 alignleft" title="Prasasti Poh" src="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/prasasti-poh.jpg?w=170&#038;h=229" alt="" width="170" height="229" /> Prasasti Poh dan Prasasti Mantyasih terletak di sebelah Timur Sungai Progo, kota Magelang.  Prasasti Poh terletak di kampung Dumpoh, tepatnya berada di tengah makam kampung Dumpoh, yang mana dalam makam ini terdapat makam Eyang Kedu.  Sementara Prasasti Mantyasih terletak di Meteseh, sebelah Barat Karesidenan Kedu.  Lokasi ditemukannya prasasti diletakkan batu sebagai replikanya.</p>
<p><span id="more-21"></span>Prasasti Poh (905 M) terletak di Kampung Poh (sekarang Dumpoh).   Timbul Haryono,1994 dalam disertasinya banyak menceritakan tentang Prasasti Poh.  Menyebutkan tentang adanya daerah perdikan di daerah Poh daerah untuk persembahan.  Isi Prasasti Poh antara lain (<em>&#8230;.. wanua poh muang anak wanua i rumasan, ring nyu kapua watak kiniwang&#8230;.. poh 827 C</em>) yang artinya wanua poh mempunyai anak wanua rumasan dan Nyu, semuanya termasuk lungguh anak pamgat kiniwang  artinya <strong>desa poh, dusun rumasan </strong>dan<strong> dusun nyu</strong> semuanya termasuk <strong>lungguh kinawang</strong>.  Prasasti ini juga menceritakan para tetua di desa Poh, di Rumasan,  di Nyu yang mempersembahakan pasak-pasak kepada Sri Maharaja berupa kain jenis jaro 1 yugala dan mas pageh 5 suwarna. Prasasti Poh (905 M) menyebutkan sekelompok seniman yang ikut hadir pada upacara penetapan sima di Poh mendapat pasek-pasek.  Mereka adalah pemain musik (penabuh) dan penari.</p>
<p>Atmodjo, 1988 dalam tulisannya “<em>Sekitar Masalah Hari Jadi Magelang</em>”, menceritakan bahwa dalam Prasasti Poh menyebutkan beberapa wanua yang ada pada jaman itu yaitu wanua Mantyasih, Galang dan Glanggang.</p>
<p><img class="size-medium wp-image-24 alignleft" title="mantyasih" src="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/mantyasih.jpg?w=244&#038;h=182" alt="" width="244" height="182" /></p>
<p>Prasasti Mantyasih, 907 M, menceritakan bahwa Kota Magelang mengawali sejarah sebagai desa perdikan “Mantyasih” yang berarti beriman dalam cinta kasih dan di tempat itu terdapat lumpang batu yang diyakini masyarakat sebagai tempat upacara penetapan Sima atau perdikan (Dinas Pariwisata Magelang, 2000).</p>
<p>Riboet Darmosoetopo, 1998 dalam disertasinya, menceritakan bahwa terdapat jalan panjang yang melintasi desa, sawah sungai gunung atau hutan yang pada saat tertentu dilewati para pejabat desa atau pejabat lungguh yang akan menyerahkan pajak dan upeti kepada raja jalan ini juga dilewati pada pedagang yang pergi ke pasar tidak jarang mendapat gangguan baik dari becu maupun begal.  Apalagi desa kuning dilewati jalan raya menuju ke parakan.  Oleh karena itu turunlah anugrah kepada lima patih dari matyasih berupa tanah sima : kelima orang patih ini diberi tugas untuk mengamankan desa dan menjagai jalan di desa kuning dari kerusuhan.   Mantyasih terletak di tengah-tengah jalan raya yang menghubungkan antara dataran tinggi Dieng (sebagai tempat pemujaan) dengan Pranaraga yang berada di ponorogo saat ini.  Jalan raya itu menghubungkan antara Dieng-Wonosobo-Parakan-Magelang-Yogyakarta-Prambanan-Wonogiri-Pranagara.  Para patih diperintahkan untuk menjaga bangunan-bangunan suci yang ada di sekitar Mantyasih. Prasasti Mantyasih juga menyebutkan dua gunung yaitu Gunung Susundara dan Wukir Sunwing.  Selain tentang daerah perdikan juga diceritakan tentang urutan Raja-raja Mataram Kuno.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/magelangkotatua.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/magelangkotatua.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/magelangkotatua.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/magelangkotatua.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/magelangkotatua.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/magelangkotatua.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/magelangkotatua.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/magelangkotatua.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/magelangkotatua.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/magelangkotatua.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/magelangkotatua.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/magelangkotatua.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/magelangkotatua.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/magelangkotatua.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=magelangkotatua.wordpress.com&amp;blog=11871704&amp;post=21&amp;subd=magelangkotatua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/06/prasasti-poh-dan-mantyasih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/12cdd70b2f94114a98e09e13cb8d02db?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">magelangkotatua</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/prasasti-poh.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Prasasti Poh</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/mantyasih.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">mantyasih</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Prasasti Tuk Mas</title>
		<link>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/06/prasasti-tuk-mas/</link>
		<comments>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/06/prasasti-tuk-mas/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 06:10:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>magelangkotatua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://magelangkotatua.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Prasasti Tuk Mas menceritakan lembah yang diapit dua sungai suci yang alamnya sangat subur dan dikelilingi oleh tempat-tempat suci (gunung). Sungai suci disamakan dengan Sungai Gangga di India. Walaupun tidak secara spesifik menceritakan wilayah Magelang, namun dalam prasasti ini menceritakan kondisi alam yang ada saat itu. Prasasti Tuk Mas (diperkirakan sekitar tahun 500 M) ditemukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=magelangkotatua.wordpress.com&amp;blog=11871704&amp;post=17&amp;subd=magelangkotatua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/img_26632.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-16" title="Bukit Tuk Mas" src="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/img_26632.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Prasasti Tuk Mas menceritakan lembah yang diapit dua sungai suci <span id="more-17"></span></p>
<p>yang alamnya sangat subur dan dikelilingi oleh tempat-tempat suci (gunung). Sungai suci disamakan dengan Sungai Gangga di India. Walaupun tidak secara spesifik menceritakan wilayah Magelang, namun dalam prasasti ini menceritakan kondisi alam yang ada saat itu.</p>
<p>Prasasti Tuk Mas (diperkirakan sekitar tahun 500 M) ditemukan di Grabag, Kabupaten Magelang, tepatnya di Desa Dak Awu.  Sayang tidak bisa mudah diakses lokasinya, karena berada dipuncak bukit Tuk Mas karena lokasinya sudah digunakan sebagai tempat penyaluran air (PDAM) dan tidak setiap hari bisa naik ke atas bukit.    Akan tetapi pada saat-saat tertentu bukit itu sangat ramai terutama pada musim kemarau, karena menurut sumber masyarakat setempat banyak orang yang mandi di atas bukit yang memang ada sumber mata airnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/magelangkotatua.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/magelangkotatua.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/magelangkotatua.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/magelangkotatua.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/magelangkotatua.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/magelangkotatua.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/magelangkotatua.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/magelangkotatua.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/magelangkotatua.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/magelangkotatua.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/magelangkotatua.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/magelangkotatua.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/magelangkotatua.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/magelangkotatua.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=magelangkotatua.wordpress.com&amp;blog=11871704&amp;post=17&amp;subd=magelangkotatua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/06/prasasti-tuk-mas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/12cdd70b2f94114a98e09e13cb8d02db?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">magelangkotatua</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://magelangkotatua.files.wordpress.com/2010/02/img_26632.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Bukit Tuk Mas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pakuning Jawa</title>
		<link>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/06/pakuning-jawa/</link>
		<comments>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/06/pakuning-jawa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 03:04:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>magelangkotatua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://magelangkotatua.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Bukit Tidar sebagai awal keberadaan tanah Magelang dihuni manusia <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=magelangkotatua.wordpress.com&amp;blog=11871704&amp;post=11&amp;subd=magelangkotatua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada banyak cerita turun temurun yang berkisah tentang adanya daerah Magelang dan munculnya kembali daerah Magelang setelah letusan Gunung Merapi tahun 1006 M.   Mengapa saya katakan cerita turun-temurun, karena memang banyak masyarakat Magelang mendapatkannya dari cerita.  Walaupun ada beberapa buku yang sudah mengupasnya walaupun tidak secara detil dan mengarah langsung tentang nama daerah Magelang saat itu.</p>
<p>Bahkan ada legenda yang sampai saat ini masih dikenang masyarakat Jawa, khususnya masyarakat Magelang bahwa bukit Tidar yang ada di Magelang merupakan <em>pakuning </em>pulau Jawa.  <em>Pakuning </em>(pakunya) pulau Jawa di sini diartikan jika bukit Tidar ini runtuh maka pulau Jawa akan goyah  atau bisa juga dikatakan bahwa bukit Tidar ini sebagai penyeimbang pulau Jawa.  <span id="more-11"></span></p>
<p>Ada cerita tentang Semar yang pernah bersemayam di Bukit Tidar. Ada yang menyangkal hal itu.  Paling tidak ada seorang tokoh yang menempati bukit Tidar, menjadi ajian pamungkas rombongan orang Rum untuk menjadikan Jawa sebagai tempat tinggal dan bercocok tanam.   Atas saran tokoh tersebut (ada versi lain lagi yang mengatakan tokoh itu bukan tokoh lokal tapi Raja Rum), perlu dilakukan pengisian tumpal di tanah Jawa agar bisa ditempati.  Rombongan diberangkatkan dan setelah selama 5 tahun rombongan pendeta dan alim ulama kebatinan berhasil menguasai keadaan pada tahun 88 M dengan menancapkan tongkat tumbal di lima lokasi, yaitu di Barat, Timur, Utara, Selatan dan satu  menancapkan tumbal di Bukit Tidar.  Penancapan tumbal di bukit Tidar mengakibatkan gempa dan angin ribut yang menandakan kekuatan tumabl berhasil mengalahkan jin dan setan penghuni tanah Jawa.  Setelah tanah Jawa aman, baru dilakukan pengisian tanah Jawa.  Dikumpulkan orang Keling, Seilon dan Siam (tanpa orang Rum) untuk dibawa ke tanah Jawa.  Dalam perjalanannya orang Keling yang banyak sampai di Jawa(khususnya di bukit Tidar dan sekitarnya), karena yang lainnya ditugaskan membuka daerah lain di nusantara yang dilewatinya.</p>
<p>(sumber : Cerita Turun Temurun dan dilengkapi tulisan Soekimin, 1988, Makalah Menelusuri Nama dan Hari Lahir Kota Magelang)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/magelangkotatua.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/magelangkotatua.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/magelangkotatua.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/magelangkotatua.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/magelangkotatua.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/magelangkotatua.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/magelangkotatua.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/magelangkotatua.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/magelangkotatua.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/magelangkotatua.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/magelangkotatua.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/magelangkotatua.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/magelangkotatua.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/magelangkotatua.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=magelangkotatua.wordpress.com&amp;blog=11871704&amp;post=11&amp;subd=magelangkotatua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/06/pakuning-jawa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/12cdd70b2f94114a98e09e13cb8d02db?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">magelangkotatua</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/05/hello-world/</link>
		<comments>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/05/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 21:22:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>magelangkotatua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=magelangkotatua.wordpress.com&amp;blog=11871704&amp;post=1&amp;subd=magelangkotatua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/magelangkotatua.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/magelangkotatua.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/magelangkotatua.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/magelangkotatua.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/magelangkotatua.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/magelangkotatua.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/magelangkotatua.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/magelangkotatua.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/magelangkotatua.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/magelangkotatua.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/magelangkotatua.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/magelangkotatua.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/magelangkotatua.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/magelangkotatua.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=magelangkotatua.wordpress.com&amp;blog=11871704&amp;post=1&amp;subd=magelangkotatua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://magelangkotatua.wordpress.com/2010/02/05/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/12cdd70b2f94114a98e09e13cb8d02db?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">magelangkotatua</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
